ada banyak sekali yang ingin aku tuangkan dalam lembaran putih ini. tapi ku tak tahu harus mulai darimana. menulis, satu kata, dua kata, tiga kata menjadi satu kalimat, dua kalimat, tiga kalimat dan berkembang menjadi satu paragraph. mampukah aku menulis hingga sembilan paragraph atau lebih dan menjadi sebuah cerpen atau tulisan. ku tak tahu.
ada seseorang yang membuatku terinspirasi untuk menulis sejak 10 tahun lalu. dia adalah sepupuku, mahasiswa S2 UGM waktu itu. setiap hari yang dia lakukan adalah membaca, membaca, membaca, menulis, menulis dan menulis. aku ingin seperti itu, tapi ketakutan selalu menghentikan langkahku untuk menulis, bahkan untuk mencapai tiga paragraph pun aku tidak pernah mampu.
"Kau harus selalu membaca, membaca apa saja, dan sepotong koran, ensiklopedi, novel, apa saja yang bisa kau baca disekelilingmu" dari satu kata kembangkanlah hingga menjadi satu paragraph. jangan pernah berhenti ketika satu kata telah kau mulai. imaginasi itu tidak terbatas, apa saja bisa kau jadikan bahan untuk menulis.
Tetapi, semua yang saudaraku katakan hanya menjadi teori dalam kepalaku. aku tidak pernah berusaha untuk memulai, semuanya berakhir dibawah kaki kata malas, oh aku tidak mampu menulis, tulisanku tidak bagus dan berbagai macam alasan lain.
sepuluh tahun berlalu sudah. mengisi kurun waktu sepuluh tahun ada banyank sekali hal yang terjadi, yang datang dan pergi seperti pasir tersapu angin, pergi dan tak mungkin kembali. terkadang dalam lika-liku kehidupan itu, dalam tawa dan tangis, ingin selalu kutuangkan semuanya dalam sebuah tulisan. hanya untuk berbagi dengan sekitarku, tapi yang aku punya hanyalah empat diari yang tak penuh selama sepuluh tahun. yang berisi curahan hati atau kata-kata hebat dari para penulis hebat yang sudah kubaca bukunya.
sampai semalam aku berbincang-bincang dengan sahabat sekelasku ketika di SMA. aku terkagum-kagum membaca tulisannya, hebat!! Dialah inspirasiku dan motor penggerakku untuk mulai menulis. aku bangga padanya.
gairahku untuk menulis seperti hampir meledak dari dalam diriku. seharian yang ada dalam kepalaku adalah mulai menulis. menulis apa saja, aku tidak ingin semua kekuatan negatif itu mencengkeramku dan mengekangku erat, aku ingin bebas berekspresi lewat tulisan. seperti perasaan lepas ketika aku menyanyikan sebuah lagu, melepaskan semuanya. melepaskan semua beban dengan menulis, seperti mencampakkan beban-beban hidup itu dalam sebuah kertas. dan sedikit kelegaan mulai merayapi diriku.
aku tahu akan banyak rintangan tapi aku yakin dengan kemauan yang kuat akan selalu ada jalan. Dan kedua orang yang menjadi inspirasiku, kakak Christian Dan Dadi dan sahabatku Jacky Kerans, aku harap mereka akan selalu ada untuk membantuku. terima kasih untuk semuanya.
Labels: In Indonesia